Pendidikan Olahraga Unutar Berbagi

UNU Blitar

UNUTAR – Himpunan mahasiswa Prodi Olahraga Universitas Nahdlatul Ulama Blitar mengadakan kegiatan, yakni bagi bagi takjil gratis. Tujuannya, untuk menyambung selahturahim antar mahasiswa dan masyarakat umum. “Kegiatan ini sangat positif dan semoga menjadi kegiatan tahunan diprodi olahraga” tutur Ibu Peni Nohantiya selaku Kaprodi olahraga UNU Blitar. Kegiatan yang sangat postif ini dilaksanakan pada tanggal 2 juni 2018. Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang nantinya mampu menjadi agenda tahunan bagi prodi Olahraga. Selian itu, pada kegiatan tersebut Ibu Peni Nohantiya juga mengakui beberapa kekurangan yang harus diperbaiki. “Alhmdulilah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar namun memang masih ada kekurangan didalamnya termasuk persiapan dan sosialosasi yang mendadak pada mahasiswa”. Tuturnya pada saat evaluasi kegiatan bagi takjil tersebut.

“Kegiatan ini memang mendadak, karena kami dihimapora baru mendapat ide 2 minggu sebelum pelaksaan, jadi maklum jika banyak mahasiswa yang tidak dapat mengikuti” ucap sugianto selaku ketua himapora kepada team pers himapora. Lebih lanjut, bagi takjil tersebut hanya diikuti oleh 20 mahasiswa dari prodi olahraga dari angkatan 2016 dan 2017. Dilapangan 20 mahasiswa ini dibagi menjadi dua team untuk membagikan takjil didua tempat yang berbeda. Di Jl. Bali kota blitar, team pertama bertugas membagikan takjil yang diketua i langsung oleh sugianto, sementara team 2 yang diketuai oleh adewiki berada di jalan A. Yani kota blitar. 200 Ice buah dan beberapa makanan ringan menjadi menu takjil yang ludes dibagikan kepada pengguna jalan raya dalam waktu 30 menit.

Selain membagikan takjil, mereka juga membagikan selembaran pamflet yang berisi tentang prodi olahraga unu blitar yang telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019. Acara tersebut diakhiri dengan buka bersama keluarga besar prodi pendidikan olahraga dirumah ibu peni nohantiya. Acara buka bersama ini juga menjadi tempat mahasiswa prodi olahraga untuk mengenal lebih jauh teman temanya, karena selama dikampus mereka dipisahkan dengan kelas dan jadwal yang berbeda. “Hari ini asyik dan penuh kejutan” tutur peni nohantiya, pasalnya pada acara tersebut semua persiapan seperti memasak dilakukan dirumah ibu peni nohantiya yang sudah pasti mengawasi sekaligus membimbing anak anak. Banyak kejutan yang terjadi, termasuk ada anak laki laki yang pintar membuat sambal dan ada juga yang pintar masak nasi. “Saya baru tau kalau mas kipli bisa membuat sambal yang enak, bahkan lebih enak dari buatan anak perempuan”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *